Anda di sini: Rumah / Berita / Pengetahuan tentang Lantai / Lantai Vinyl - Penentuan Fleksibilitas dan Lendutan

Lantai Vinyl - Penentuan Fleksibilitas dan Lendutan

Dilihat: 0     Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 09-03-2026 Asal: Lokasi

Penguji Bending Statis


Penguji tekuk statis umumnya mengacu pada alat pengujian yang digunakan untuk mengukur kekuatan tekuk statis dan modulus elastisitas bahan.


Ini menerapkan gaya lentur yang meningkat secara bertahap pada suatu material dan mengukur perilaku deformasi dan kegagalan selama proses pembebanan.


Instrumen ini sangat umum di industri seperti lantai, kayu, papan rekayasa, dan panel plastik. Misalnya, lantai SPC, lantai LVT, lantai kayu, papan MDF, dll., semuanya menjalani uji lentur statis.











1. Dua Indikator Utama Diuji dengan Static Bending Tester


Kekuatan Lentur Statis

Kekuatan lentur statis mengacu pada tegangan maksimum yang dapat ditahan suatu material selama pembengkokan.
Ini mencerminkan ketahanan material terhadap patah, yang berarti seberapa besar gaya yang dapat ditahan material sebelum patah saat ditekuk.


Modulus Elastisitas

Modulus elastisitas mengacu pada kekakuan atau ketahanan terhadap deformasi suatu material selama pembengkokan.
Dengan kata lain, ini mengukur seberapa banyak material tertekuk di bawah gaya yang diberikan.


2. Peralatan


Alat uji lentur statis umumnya terdiri dari:

(1) Sensor beban: digunakan untuk mengukur gaya yang diterapkan.

(2) Alat pemuatan: motor atau sistem hidrolik yang memberikan tekanan pada benda uji dari atas.

(3) Spesimen : sampel yang sedang diuji.

(4) Alat pendukung: dua titik penyangga yang menahan benda uji.

(5) Sistem akuisisi data: mencatat kurva gaya-perpindahan.





3. Prosedur Pengujian Lantai


(1) Siapkan Spesimen


Potong sampel sesuai dengan dimensi standar.


Ukuran : 150 / 250 × 50 mm

Ketebalan : ketebalan sebenarnya

Persyaratan spesimen :
Permukaan harus rata dan bebas cacat.
Pengkondisian harus dilakukan pada suhu dan kelembapan konstan
(biasanya 23°C ±2°C dan kelembapan relatif 50% ±5%).


(2) Tetapkan Parameter Instrumen


Atur rentang dukungan, yang umumnya 16 × ketebalan spesimen.

Gunakan 0 sebagai titik pusat, dan gerakkan penyangga secara simetris ke kedua sisi.


Misalnya:

Jika tebalnya 4 mm, maka bentang penyangganya adalah 64 mm.

Dengan 0 sebagai pusatnya, pindahkan penyangga pada kedua sisi masing-masing ke posisi 32 mm.



(3) Tempatkan Spesimen


Tempatkan benda uji pada dua titik tumpu.

Persyaratan : permukaan pemuatan harus benar dan benda uji harus ditempatkan di tengah.



(4) Mulai Memuat


Nyalakan peralatan sehingga kepala pemuatan menekan ke bawah dari atas dengan kecepatan konstan.

Atur laju pembebanan ke 100 ±5 mm/menit. Pastikan spesimen tertekuk setidaknya 65 mm karena gaya yang diterapkan.

(5) Penyelesaian Tes


Ketika benda uji patah atau mencapai deformasi yang ditentukan, pengujian berakhir.


(6) Penghitungan dan Hasil Data Otomatis


Instrumen secara otomatis mencatat data seperti beban dan perpindahan, menghasilkan kurva gaya-perpindahan.



4. Tujuan Uji Bending Statis untuk Vinyl Lantai


Uji lentur statis untuk lantai PVC terutama mengevaluasi:

Ketahanan lentur: untuk mencegah kerusakan selama pemasangan atau penggunaan.

Rigid Core: untuk menentukan apakah inti SPC cukup kaku.

Kualitas struktural: sseperti rasio bubuk batu dan PVC.


Jika Anda memiliki pertanyaan tentang lantai vinil PVC

 

SILAHKAN KONSULTASIKAN DENGAN AHLI SENSSE

 

Produk

Desain

Tentang Kami

Sumber

Sosial

© HAK CIPTA 2024 SENSSE LANTAI SEMUA HAK DILINDUNGI.